Sebelum Aku Menjadi Aku
— Albert Limbong · 2026
Sebelum aku memiliki nama, aku hanyalah kemungkinan kecil di antara jutaan jalan yang tidak terjadi.
Aku datang ke dunia tanpa meminta apa pun, lalu menghabiskan hidup mencari alasan mengapa aku ada.
Manusia adalah makhluk yang aneh. Ia membangun rumah, lalu takut kehilangan rumah itu. Ia mencintai seseorang, lalu takut pada hari ketika cinta itu berubah menjadi kenangan.
Kita mengejar waktu, padahal waktu tidak pernah mengejar kita. Kita mengumpulkan benda, padahal pada akhirnya semua yang kita miliki hanya sementara.
Mungkin hidup bukan tentang memiliki. Mungkin hidup adalah tentang mengalami.
Karena gunung tidak menjadi indah karena ia abadi, tetapi karena suatu hari ia akan runtuh.
Bunga tidak menjadi berharga karena ia selamanya mekar, tetapi karena kita tahu kelopaknya akan jatuh.
Begitu juga manusia.
Nilai kita bukan karena kita akan tinggal selamanya, tetapi karena dalam waktu yang singkat ini kita masih memilih untuk mencintai, mencipta, dan melawan kehampaan.
Jika suatu hari namaku hilang dari ingatan dunia, aku tidak ingin bertanya apakah aku pernah menjadi besar.
Aku hanya ingin tahu:
Apakah selama aku hidup, aku benar-benar hadir?
Before I Became Myself
— Albert Limbong · 2026
Before I had a name, I was only a possibility— a tiny chance among millions of paths that never happened.
I arrived in this world without asking for anything, then spent my entire life searching for the reason why I exist.
Humans are strange creatures. They build homes, then become afraid of losing them. They love someone, then fear the day when love turns into a memory.
We chase time, even though time never chases us. We collect things, even though in the end everything we hold is temporary.
Maybe life was never about possession. Maybe life is about experience.
Because a mountain is not beautiful because it will stand forever, but because one day it will return to dust.
A flower is not precious because it blooms endlessly, but because we know its petals will eventually fall.
And so are humans.
Our value is not measured by how long we remain, but by how, in this brief existence, we still choose to love, to create, and to fight against the emptiness.
If one day my name disappears from the memory of the world, I do not want to ask whether I was ever great.
I only want to know:
While I was alive, was I truly present?